GUE PINDAH BLOG…!

March 15, 2007

go-blog.budiaji.org

Horeeeeeeee! D

Akhirnya blog utama gue (https://budiaji.wordpress.com) telah secara resmi gue pindahkan ke blog gue yang baru ini…http://go-blog.budiaji.org. Hehe!

Semua postingan gue sebelumnya udah berhasil dipindah, link pun udah, tapi sayang…comment-nya gak berhasil gue pindah.

Walaupun udah ada blog resmi ini, tapi gue belom berencana untuk nulis lagi. Banyak banget yang sekarang lagi ngejar2x gue. Nope…bukan tukang kredit…bukan Nadine Chandrawinata (sorry Ndin, kumohon lupakan aku)…bukan para homo (Keanu, Brad, Tom, maaf…aku sudah bertobat)…bukan…!

Yang jelas masih belum bisa nge-post di blog.

Okay, itu aja dech. See yaa! )

-… …. BH,Bandung, 17 Januari 2006

Blog ini gue tutup dulu…!

December 18, 2006

Gue capek…pengen pergi…jauh…!

Mungkin bakal lama banget gak nulis di sini lagi.

Bye semua.

Makasih ya buat yang udah sering nongol di sini…really appreciate it guyz…makasih…!

-BH-

Budiaji Hartono’s Blog’s Search Engine Terms

Wuiiih…udah lama gue gak nulis di blog ini. Lagi kurang sehat sich memang akhir2x ini. Sorry ya buat para fans yang udah sering ngecek ke sini (halah, kaya’banyak yang baca aja).:mrgreen: Hehe! Oh iya, gue lagi iseng buka dashboard blog gue, terus tiba2x liat ada gambar di atas itu. Yupz, k-lo loe search di Mbah Google dengan suatu keyword, terus kebetulan ada alamat blog gue di antara hasil pencarian, terus loe klik, maka secara otomatis keyword loe itu bakal tercatat di blog gue (ketauan!😉 ). Dan lihat apa saja keyword yang digunakan. Keyword dalam kotak kuning jelas tidak perlu dibahas. Udah biasa kok ada orang2x yang terpukau dengan ketampanan gue 8) (kamar mandi ada di sebelah kiri lift kalau2x anda ingin muntah). Hehe! Tapi yang di kotak merah itu lho! Huehehe, amatir banget dech. Mau nyari barang gituan kok keyword-nya gitu doank sich?! Plis donk! Tapi, Mbah Google gak salah sich. Bagi yang merasa nyasar, sebenarnya anda berada di tempat yang tepat. Hubungi gue aja. Tapi…ini rahasia ya. Jangan ampe orang2x tau.😛

Okay, sekarang kita bicara serius. Pernah denger “Size doesn’t matter“…? Nach! Yang bener aja! Size does matter oi! Kenapa gue bilang gini? Yach, mungkin harus dimulai dari kejadian beberapa hari lalu saat gue dengan (tanpa) sengaja melihat rekaman YZ vs ME. Untuk loe yang belum lihat…cucian dech loe! Hoho! K-lo penasaran, cari aja di Google Video (k-lo belom diapus lho ya), tinggal ketik keyword-nya doank kok. Keyword-nya apa? Yey, cari ndiri! Enak aja! Tapi, berhubung gue baik, gue kasih petunjuk sedikit dech. Keyword-nya ada 3 huruf, huruf pertama ‘D’, huruf ketiga ‘R’, dan huruf yang di tengah ‘P’.😛 K-lo loe langsung nyoba nyari rekaman itu setelah baca bocoran gue di atas, maka gue akan mengucapkan…selamat, anda telah menjadi downline saya dalam MLM (Multi Level Maksiat). Bagus, sebarin aja, rekrut sebanyak2xnya orang untuk menjadi downline anda. Dan secara otomatis, level gue di MLM ini bakal makin tinggi. Sapa tau gue ntar bisa jadi top level-nya, terus dapet mobil BMW ataupun kavling tanah yang luas banget…di neraka.😥

Anyway, kirain adegannya kaya’apa. Ternyata…gitu doank! Jelas kalah jauh ama film Vivid Interactive, atau Mike’s Apartment (wohoho!). Apalagi pemerannya, yang maen di rekaman kan cuma 2 orang biasa, YZ dan ME. Adegannya gitu doank pula. Kecewa. Tapi orang2x kok pada ribut amat sich? Ampe masuk TV segala. Emang segitunya?! Gue ampe bingung banget mikirin hal ini. Tiap kemana2x pasti mikirin, ampe pusing sendiri, trus makan jadi cuma 3 kali sehari, mobil cuma punya 5 biji, rumah cuma punya 4 biji, dll. (e?!) Tapi akhirnya…gue tau kenapa orang2x pada ribut! Pasti gara2x ‘ukuran’ kan? Huahahaha! Ngaku loe pada! Ya, saya tau kawan2x. Udahlah, walaupun memang ‘ukuran’-nya cuma segitu, gak pa2x kok. Yang penting kan niatnya. Asal niatnya baik kan gak pa2x. (Hah?! Apa sich?!) Hehe! Udah ach, jangan ngomongin ‘ukuran’ terus. Kan gak enak, orang tua kok digituin. Okay? Siiip.😀

Nach, makanya, mari kita bersikap profesional. Sebagai seorang penikmat dan pengamat film biru, gue akan membahas rekaman karya anak bangsa ini. Kita mulai saja :

  1. Kualitas gambar buruk. Sehingga cukup membingungkan…antara siapa yang pemain pria, dan siapa pemain perempuannya. Sedikit kronologi kejadian pada rekaman ini, yang pertama tampak di layar adalah kaki, lalu sebentuk tubuh tanpa detail yang cukup. (suara setan : “Gambar apaan nich?!”) Hm, terpaksa rekaman di-pause di bagian itu. Oh, ternyata itu adalah gambar wajah. Okay, rekaman diputar kembali. Kamera kemudian menyorot ke arah bawah. (suara setan : “Wah…ada yang menonjol. Wow! Ini pasti si cewek!”) Kamera terus diarahkan ke bawah, dan tak terlihat apa2x lagi di bawah. (suara setan : “Bener, memang si cewek.”). Lalu kamera berpindah ke sesosok tubuh lain. (suara setan : “Lha?! Ini juga nonjol! Kok?!”) Langsung gue rewind rekamannya. Putar perlahan, perhatikan baik2x. Ooo…ternyata sosok pertama adalah si cowok, dan ternyata tonjolan tadi adalah tonjolan perutnya. Hihi! Sapa suruh yang nonjol cuma perutnya doank? (mode sadis😈 )
  2. Pencahayaan sangat buruk. Apakah hal ini yang menyebabkan tidak terlihatnya sesuatu yang harusnya terlihat pada tubuh pemain pria? Entahlah. Mungkin saja.😆
  3. Suara yang kurang jelas. Untuk sebuah film dengan kualitas gambar buruk, maka sudah seharusnya ada kompensasi berupa kualitas suara yang bagus. Tapi sayang sekali hal tersebut tidak saya temukan di film ini. Kecewa. Suaranya donk! Siapa sich loe?! Ekspresinya! Mana ekspresinya?! (obsesi : jadi sutradara)😛
  4. Durasi terlalu singkat. Hanya 42 detik. Saudara YZ hanya mampu segitu saja? Cepat sekali. Oh, ternyata tidak, mungkin ini sekedar trailer. Saya belum berhasil melakukan konfirmasi soal ini. YZ saat ini tidak bisa dikontak karena sedang dikurung gak boleh keluar rumah oleh Ibunya gara2x bandel di sekolah.😛 Sementara ME…malah terlalu sibuk mempromosikan rekaman film ini kesana kemari. Tak hanya menjadi pemeran utama perempuan, ternyata ia juga merangkap sebagai ujung tombak marketing rekaman ini. Hm, sepertinya suatu saat nanti akan muncul full version rekaman ini di bioskop2x terdekat di kota anda. Taktik dagang yang hebat. Salut untuk ME.

Tapi, dibalik segala kekurangan dari rekaman ini, saya rasa masih terdapat kelebihannya. Ya, keberanian sang pemain pria harus diacungi jempol…ech…atau kelingking saja…mengingat ukurannya gak sampe se-jempol. (sadis abis!:mrgreen: ) Haha! Dan saya harus mengucapkan selamat kepada YZ dan ME. Debut kalian di dunia perfilman sangat memukau. Karya kalian bagaikan oase di padang pasir, hujan di musim panas, AC di kota Jakarta, Budiaji di depan komputer lagi nulis blog (halah!). Segar. Walaupun memang masih banyak kekurangan, jangan menyerah. Berusahalah lagi, dan jangan berhenti berkarya. Kita majukan karya bangsa. Hidup Indonesia! Saya tunggu karya kalian selanjutnya di ajang Budiaji Award?😀

Saran pribadi saya sebagai sesama pria untuk YZ :

  1. Kalau anda jadi pemeran utama untuk film seperti ini lagi, saya sarankan saat bagian ‘adegan’-nya, gunakan…stuntman! Saya rasa pasti banyak yang bersedia. Apa? Anda mau saya yang jadi stuntman? Wah, sulit…jujur…saya gak bisa…! Ukuran bukanlah masalah untuk saya (😛 ), tapi maaf, saya lelaki setia, dan hanya satu wanita yang berhasil mengisi hati dan pikiran saya. Tiada tempat untuk yang lain. Hanya dia yang kucinta. Serius. (Love you Bo…!😳 Miss you much…!) Tapi, tunggu, kalau lawan main saya lucu, mungkin bisa saya pertimbangkan kembali komitmen saya. Kriteria lucu : lihat di sini. Kak Nunu, main yuuuk.😉
  2. Saya sarankan anda bertemu dengan ME! Hanya beliaulah yang dapat memecahkan masalah anda. Ya…temuilah ME…bukan Mari* Ev*, tapi…Mak Erot…! Huehehehehehehehe!😆

Kontak Jodoh…!

December 4, 2006

Cupid

Ohohoho! Gambar Cupid di atas bagus kan? Gue bikin sendiri lho pake Microsoft®Paint. Begitu natural ya? Begitu…polos…! Indah. Agh, ternyata bakat gue gak sekedar bakat bikin orang kesel. Senangnya. Hm, mungkin Basuki Abdullah pun akan ternganga dan tak mampu berkata apa2x ngeliat karya gue. Yach, sorry banget, menyesal sekali…dunia lukis Indonesia harus kehilangan sebuah bakat emas ketika ITB menerima gue sebagai salah satu mahasiswanya. Gak pa2x, gue yakin masih banyak bibit2x unggul selain gue. Selamat berjuang kawan2x pelukis muda.😆

Ech, ngomong2x, kemaren pas gue lagi baca2x komik di kost sambil tidur2xan santai ndengerin acara gosip di TV sembari makan Genji Pie dan minum Sprite dingin, tanpa sengaja…telinga indah gue mendengar berita bahwa…Aa Gym menikah lagi. Beeeuuuhhh, para penggemar kecewa. Ckckck, gue jadi kepikiran, itu aja baru Aa Gym, apalagi k-lo ampe gue yang nikah lagi?! Hehe!😀

Tapi gue jadi inget…pernah ngomongin hal begini sama Nyonya. Iya, ngomongin soal kawin lagi. Kurang lebih percakapannya gini :

  • Si Cantik : “Nanti k-lo kita nikah, aku gak mau jadi istri sendirian.”
  • Si Tampan : “Hah? Maksud?”
  • Si Cantik : “Iya, aku mau kamu cari istri lagi.”
  • Si Tampan : “Hah? Gak mau ach. Satu aja susah.”
  • Si Cantik : “Ech, berani ngelawan ya?! Berani kamu sama aku?!”
  • Si Tampan : “I…iya dech…ampun…ntar aku cari istri lagi…!”
  • Si Cantik : “Nach,iya,gitu yang bener! Huh,berani2xnya ngelawan, gak kukasih jatah kamu ntar!
  • Si Tampan : “Iya Nya.”
  • Si Cantik : “Tapi aku mau kamu cari 4 istri lagi!”
  • Si Tampan : “HAH?! Kok?”
  • Si Cantik : “Iya…satu yang jago masak! Satu yang jago bersih2x rumah! Satu yang jago nyetir! Satu yang jago ngurus anak! Dan mereka semua harus nurut sama aku!”
  • Si Tampan : “LHA?!”😯

Duh, Nyonya gue emang…mantabh! Hhh…sejak kecil, selalu ada penindasan yang gue alami. Tapi,dipikir2x…berarti si Nyonya pengen gue kawin ama koki, ama pembokat, ama sopir, dan ama babysitter. Parah!😥 Berat nich…! Gue harus nyoba menghindar. Ya udah, abis itu gue ngomong :

  • Si Tampan : “E…tapi k-lo gak ada lagi yang mau jadi istriku gimana?”
  • Si Cantik : “Lah?! Ya pasti adalah!”
  • Si Tampan : “Kok bisa?”
  • Si Cantik : “Ya iyalah! Aku yang cantik banget gini aja mau ama kamu! Kenapa yang laen gak?!
  • Si Tampan : “…”😯

Bwuahahahahahahahahaha! Itu baru Nyonya gue!😆 Yach, demi menjalankan amanat dari Nyonya, maka dengan ini gue secara resmi memasang iklan :

“Jejaka,17 tahun,tinggi 175cm,mahasiswa,Jawa
tulen,tampan,seksi,atletis,gagah,rupawan,cerdas,
jenaka,rapi,bersih,tajir,teguh pendirian,tenggang
rasa,rajin menabung,gemar beribadah,masa depan cerah,
mendamba janda beranak 1,umur max. 25 tahun,kuning
langsat,supermodel,gaul,cantik,cerdas,mapan,humoris,
pemilik perusahaan multinasional,tidak suka berjudi,
siap nikah,siap ditempatkan di luar pulau Jawa.”

Interested and qualified candidates should submit their CV, proposal, and working programme by December 15, 2006 at the latest. Please state the position you are applying for as your E-mail subject (second lady,third lady,fourth lady,last lady). Only short listed candidates will be notified. 😆

Hehehehehe! Gue tunggu lho ya. Gak usah malu2x. Cowok juga boleh dech…!:mrgreen:

—cast lagi—
Si Tampan : Gue lah!
Si Cantik : Dia lah!

Spongebob oh Spongebob…!

November 30, 2006

Satu set kotak makan Spongebob Squarepants milik Budiaji Hartono

Pengen cerita dikit soal si Budi kecil pas jaman lagi imut2xnya di TK nich. Cerita di bawah ini tidak sepenuhnya benar. Jangan terlalu percaya ya.😉

Setiap pagi dari hari Senin sampai Sabtu…Budi kecil memulai rutinitasnya dengan dibangunin pagi2x, dimandiin, dipakein seragam, dipasangin sepatu, abis itu disuapin sarapan dech sama pembokat. Sementara Ibu Budi memasak di dapur, dan Ayah Budi membaca koran di ruang tamu. (inget pelajaran Bahasa Indonesia jaman SD ya) Huff…kenyang. Jam 7 pagi, Budi kecil udah rapi seksi siap berangkat menuntut ilmu…di TK. Sebelum berangkat, biasanya ngecek dulu barang apa aja yang harus dibawa :
1. 1 buah tas
2. 2 buah topi
3. name tag bertuliskan Budiaji Hartono 8)

Buat apa semua barang2x di atas? Hm, kita harus kembali ke hari pertama Budi kecil masuk TK untuk tau hal ini. Okay, hari pertama masuk TK…Budi kecil berangkat ke TK dengan ditemani oleh Neneknya. Sampai di TK, Budi kecil lalu duduk di sebuah kursi yang masih kosong dalam kelas. Tak lama, kelas pun sudah ramai oleh celoteh makhluk2x kecil yang sekarang pasti udah gede. Di dalam keramaian itu…ternyata ada satu makhluk yang tetap duduk manis tak bersuara. Satu geng cewek2x imut di kelas tanpa sengaja melihat adanya sebentuk makhluk tampan gagah nan rupawan tercipta di bumi sedang duduk manis di hadapan mereka. 8) Lalu mereka menyapanya sambil senyum2x genit :

Cewek Imut I : “Nama kamu siapa?”
Budi kecil : “…” (diem)
Cewek Imut II : “Kok diem?”
Budi kecil : “…” (tetep diem)

Cewek2x imut itu lalu pergi tanpa jejak meninggalkan Budi kecil tanpa mengetahui nama Budi kecil. Sayang…padahal nama si Budi kecil itu indah dan jantan sekali lho.😦 Sudah selayaknya seluruh dunia mengetahuinya. Sang Nenek yang melihat pun bingung. “Lha? Cucuku yang lucu dan trendy itu kok gak bersuara? Wah…bisa gak punya pacar nich.” (ahahaha!) Oke dech…lanjut. Akhirnya bel masuk TK berdering, dan pertemuan pertama dengan Ibu Guru TK pun dimulai. Ibu Guru pun berbicara…”Bla…bla…bla…!” -cut- Anak TK jelas gak ada yang merhatiin Ibu Gurunya. Selama tuch Ibu Guru ngomong di depan kelas, beberapa cowok buruk rupa, yang tadi ngeliat dengan sirik pas si Budi kecil yang tampan digoda oleh cewek2x imut tadi, langsung ndatengin si Budi kecil dan mulai nanya dengan nyolot :

Si Buruk Rupa I : “Sape nama loe?!”
Budi kecil : “…” (diem)
Si Buruk Rupa II : “Wah…nantang banget tuch Bos…sikat aja!”
Budi kecil : “…” (tetep diem)
Si Buruk Rupa I : “Ancur! Berani banget loe!”

-BLEPAK! BAK BUK BAK BUK-

Auw…premanisme emang ternyata udah dimulai dari masa kecil.😥 Susah. Akhirnya…topi yang dipakai Budi kecil diambil sebagai upeti. Hah…sedih. Nenek Budi, yang tadi sempet2xnya meleng pas Budi kecil mengalami pemerkosaan hak2x hidup oleh makhluk2x buruk rupa, bengong pas liat Budi kecil udah gak make topi. “Lho? Cucuku yang cakep dan gaul itu kok topinya raib? Wah…bisa gak punya pacar nich.” (lho?!) Ech…tapi gue liat2x di sinetron di tipi…anak2x TK sekarang malah makin buas tuch. Apa emang sinetronnya yang parah?😛

Jam 10…TK bubar. Semua murid boleh pulang. Budi kecil pun pulang bersama sang Nenek. Esoknya…hal yang sama persis terulang kembali dan kembali.

———-sekian ceritanya———- (duh…aib kok dibuka…gak sehat)

Gak tau kenapa. Gue pas TK katanya gak pernah ngomong apa2x. Atau emang itu strategi gue biar keliatan cool banget di hadapan cewek2x imut itu ya?😆 Tapi emang sich, gue pemalu dan pendiam. Gak nyangka sampe segitunya. Sampai akhirnya emak gue memutuskan untuk ngebikinin name tag. Jadi orang gak perlu nanya nama gue. Keren ya? Dan 2 topi itu…ya buat cadangan aja, kan topi gue sering dirampas. Makanya dibawain 2. Duh, sulitnya jadi orang terjajah (baca : looser). Sedangkan tas gue? Hehe, itu isinya satu kotak bekal makanan, dan satu botol air minum. Gue bingung. Buat apa sich dibawain begituan? Wong masuk TK cuma dari jam 1/2 8 ampe jam 10 doank. Mungkin bener kata Biskuit Roma…”sudah tradisi“. Hehe!

Nach, 14 tahun kemudian sejak hari itu…tahun 2006…hari ini…di umur gue yang masih 17 tahun ini (hoho!)…gue kembali membawa bekal. Tapi…kali ini yang bikinin Nyonya Budi, bukan Ibu Budi. Hohohohohohoho! Gimana? Senang kan jadi orang yang TIDAK JOMBLO? Menu makanan hari ini…em…apa ya…? Pokoknya enak! Liat tuch di gambar di atas. Tempat makan gue Spongebob. Sendok dan garpunya juga Spongebob. Serasi kan?😳 Botol air minumnya juga Spongebob. Emang…senang banget dech. Entah kenapa orang masih butuh pembokat k-lo dia udah gak jomblo lagi…! Hihihihihihihihihihihihihihihihihihihihihihihi!😈

P.S. : makasih Nya bekalnya hari ini. enak dech.🙂

Jomblo…jomblo…jomblo…!

November 27, 2006

Logo Jomblo

Apa itu jomblo? Em, gak tau dech asal kata jomblo ini dari mana. Bahkan arti katanya yang paling tepat pun gue gak tau. Sedikit ber-google-ing…tiap gue cari soal jomblo, hasilnya adalah bahwa konon ada sebuah kata dalam bahasa latin, yaitu ‘jomblus‘ yang artinya satu, sendiri atau single. Mungkin dari kata inilah muncul sebutan jomblo. Tapi sebenernya sich, gue amat meragukan sekali asal kata ini. Yang jelas, di era gombalisasi ini, tiap orang yang lagi gak punya pasangan umum disebut jomblo. Gitchu.

Nach, di kampus gue, jenis kelamin jantan (baca : laki2x) amatlah dominan. Wajar, ini kampus teknik. Dan memang relatif sedikit jenis kelamin betina (baca : perempuan) yang mau bergulat dengan bidang teknik gara2x kata teknik udah terlanjur identik dengan kekusutan, kekumalan, kekulian, dan segala kerjaan2x kasar lainnya yang sedikit bersinggungan dengan penggunaan otak. Padahal gak lho! Coba k-lo diliat pas SPMB, yang namanya teknik tuch punya passing grade paling tinggi diantara bidang2x lainnya. Ditambah lagi dengan masuknya gue ke kampus ini, jelas sudah terbuktikan bahwa untuk bisa masuk sini tuch seseorang gak harus dekil, jelek, ataupun miskin. Buktinya gue gak gitu tuch. Hohoho! Tapi sudahlah, berhubung gue pemalu dan low profile, maka kita gak akan mbahas soal itu.😳

Begini, di kampus gue, para pejantan sering sekali ngumpul bareng, dan omongan sehari2x paling cuma berkisar dari soal kuliah, game, dan cewek. Perhatikan topik terakhir. Cewek. Yupz, ada yang aneh di sini, para pejantan di sini hobi banget ngomongin cewek…tapi cuma sekedar ngomong. Dapetin cewek sich jarang banget. Sorry guyz. Hohoho! Yach, makhluk2x inilah yang biasanya menyandang status jomblo. Dan biasanya pun bukan sembarang jomblo lho. Jomblo di sini biasanya udah sampai tahap kritis mengkhawatirkan.😀

Sedikit flashback, di tingkat 1 kuliah, para jomblo masih bisa berlagak dengan jual mahal dan ngomong “Agh, gue maunya cewek gue ntar yang cantik, baek, tajir! Pokoknya the best lah“. Di tingkat 1 ini, hanya cewek2x high class-lah yang umumnya dilirik para jomblo. Di tingkat 2…ketika ternyata masih tetep jomblo juga, maka para jomblo ini biasanya udah mulai nurunin harga dengan ngomong “Yach, cewek gue ntar gak usah cantik juga gak pa2x dech asal baek dan tajir“. Di tingkat 3, ketika ternyata kutukan jomblo masih terus menghantui mereka, maka biasanya mereka udah bener2x banting harga, “Siapa aja dech yang mau jadi cewek gue, yang penting gue punya pasangan“. Di tingkat 3 ini, tanpa pandang muka, setiap cewek pasti dikejar bahkan walaupun yang dikejar masih setengah cewek.:mrgreen: Namun, ketika mereka tiba di tingkat 4, tingkat akhir kuliah, mulai dech…semua berubah…jadi… “Apa aja dech…asal ada lobangnya!“. 😯 Tuhan, ampuni para jomblo ini. Kembalikanlah mereka ke lobang yang benar…ech…jalan yang benar maksud gue.😆

Hey, gak sedikit lho di antara para jomblo ini yang sedang mengejar status Jomblo Perak (penghargaan atas jasanya selama 25 tahun tanpa interupsi mengabdi pada kejombloan). Gak sedikit sich yang emang berusaha menghapus kutukan pada dirinya tersebut. Tapi, gue lebih sering lihat kegagalan. Hihi! Biasanya…k-lo emang udah sampai di tahap mengenaskan, para pejantan ini akhirnya putus asa, dan malah mencoba berkelit dari gelar kejombloannya dengan justru memunculkan istilah2x baru demi menaikkan derajat dirinya. Contoh : Jomblo Keren (JoKer), Jomblo-Jomblo Bahagia (JoJoBa), High Quality Jomblo (HQ Jomblo), Ikatan Jomblo Lucu Imut (Ijo Lumut), dsb. Bahkan sampai muncul slogan “Jomblo itu pilihan, bukan kutukan“. Huahaha!😆

Anyway, gue cuma mau bilang…apapun status yang loe pakai…HQ Jomblo kek, Jomblo Keren kek, Jomblo Bahagia kek, Jomblo Lucu Imut kek, bodo amat! Gak ada bedanya! Mau loe sembunyikan gitu pun, menurut gue, Jomblo tetaplah Jomblo! Kaciaaan deeech loooe!😆

BWUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!

😈

Chicken McD 1

Udah seminggu lebih gak nge-blog…kepala terasa muter2x gini, mata berkunang2x, badan lemes banget, perut keroncongan…! Ups, kaya’nya ini gara2x gue laper dech. Hehe! Makan yuk. Ingin tau menu makan malam gue hari ini? Liat gambar di atas. Yup, yup, yup! Itulah makan malam gue hari ini, paket Chicken McD 1. Hehe! Keren kan? Padahal sekarang udah tanggal 23! 23 lho! Tanggal tua! Tapi gue masih berani beli McD. Hoho! Emang gue pemberani dan tangguh. 8) Padahal belom tentu besok bisa makan. Dan entah apakah gue dapat menahan lapar hingga bulan ini berakhir…!😥

Okay, lupakan soal makhluk seksi (baca : gue) ini sejenak. Gue lagi pengen ngomongin soal McD nich. Dalam perjalanan gue ke kampus barusan, gue ngeliat ada restoran cepat saji McDonald’s tergeletak di pinggir jalan. Akhirnya gue putuskan untuk berkunjung silaturahmi, mengingat gue belom makan malam dari tadi pagi (ya iyalah, makan pagi sich namanya sarapan). Hehe! Begitu gue masuk ke dalam McD, gue disapa oleh Mbak2x McD dengan keramahtamahan ala McD. Berikut sekilas percakapan gue :

  • Mbak2x McD : “Selamat malam, mau pesan apa Mas?” (hah! gue dipanggil Mas! terima kasih Tuhan, ternyata gue masih terlihat muda!)
  • Gue : “Aduh, Mbak bisa aja…!”😳 (sambil senyum malu2x)
  • Mbak2x McD : “Lho?” (bingung kenapa gue senyum2x)
  • Gue : (segera tersadar dari buaian masa muda gue) “Oh iya, mau pesen makanan Mbak buat dibawa pulang.”
  • Mbak2x McD : “Mau pesen apa Mas?” (aih! gue dipanggil Mas lagi! aaa!)
  • Gue : “Agh, Mbak gitu dech…!” (malu2x lagi)
  • Mbak2x McD : “Hah?” (bingung lagi, dan lagi)
  • Gue : (tersadar setelah liat tampang bengong Mbak-nya) “Ech, bentar Mbak, mau liat dulu. Em…pesen Chicken McD 1 aja dech Mbak.”
  • Mbak2x McD : “Baik. Mau tambah kentang?”
  • Gue : “Gak usah Mbak.”
  • Mbak2x McD : “Baik, tunggu sebentar ya Mas.” (ha! lagi2x! ah, gak nyangka gue masih terlihat segitu mudanya!)
  • Gue : (mbaknya ninggalin gue, jadi akhirnya gue bengong berduaan sama patung Ronald McDonald’s sambil liat2x harga makanan) “Hm, Chicken McD 1 harganya 19.000 perak, tambah PPN 10% berarti totalnya 20.900 perak.”🙄
  • Mbak2x McD : (balik sambil bawa makanan gue) “Ini Mas. Semuanya 22.200 rupiah.”
  • Gue : (masih agak trans gara2x dipanggil gitu ama Mbak-nya…gue serahin lembaran 50.000 terakhir di dompet gue. hiks…!😥 )
  • Mbak2x McD : “Kembalinya 27.800 rupiah. Terima kasih. Kembali lagi Mas.” (sambil nyerahin duit kembalian gue).
  • Gue : “Makasih.” (nerima duit sambil masih setengah mengawang2x)

Abis itu gue langsung cabut dech dari McD. Nach, sekarang gue udah sampe di kampus dengan seonggok makanan di depan gue. Perlahan-lahan, jiwa gue mulai balik ke raga gue…setelah tadi sempet meninggalkan gue sejenak gara2x Mbak2x McD tadi. Hehe! Entah kenapa…rasanya kok ada yang salah ya. Hm, apa gue lupa cuci kaki? Apa gue lupa cuci muka? Atau gue lupa baca doa? Hah?! Emangnya gue mau bobo?!😯 Hehe! Tapi jelas ada yang salah. Akhirnya gue putuskan untuk ngeluarin semua barang yang ada di kantong gue. Mari kita rinci satu persatu barang di kantong gue :

1. Kunci Istana Pribadi
2. Kantung Uang
3. Kunci mobil BMW
4. O2 XDA II
5. Kuitansi McD
6. Kondo…

Weits, bentar…sebelum gue menyelesaikan tulisan no.6 yang ngomong2x rasanya rasa Jeruk Bali (hehe!), kaya’nya ada yang salah nich di no.5. Akhirnya gue pelototin tuch kuitansi McD. Dan akhirnya! Akhirnya! Akhirnya gue nemu penyebab dari kebelumlulusan gue dari kampus ini! Gara2x males belajar! Betul! Itu dia! Walau emang gak ada hubungan sama no.5 sich. Hehe!😆 Btw…liat gambar kuitansi di bawah.

Kuitansi McD

Sorry kuitansinya udah lecek gitu. Abis gue agak dongkol sich tadi. Masa’penipu sampai bisa ditipu gini?! Huh! Gak ikhlas bow. Nich, keliatan gak bahwa di kuitansi ada tulisan RICEUP yang harganya 1.300 rupiah? Apa2xan tuch? Perasaan gue cuma mesen Chicken McD 1 doank dech…gak mesen nasi tambahan atau apapun. Terus kenapa ada tulisan RICEUP? Harganya jadi nambah 1.300 perak pula! Agh! Merasa tertindas dengan peristiwa ini, gue cari2x informasi. Gue buka tuch Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ternyata…gak ada jawabannya di sana. Hehe!😛 Ya udah, gak masalah. Gue tanya aja ama teman gue yang alkisah pernah mengalami kejadian serupa. Ternyata emang k-lo loe mesen paket begituan di McD, pasti bakal ada RICEUP! Apa itu RICEUP? Makhluk apakah itu? Kok berani2xnya muncul di kuitansi gue?! Ternyata, kata temen gue, dia udah pernah nanya ama orang McD soal RICEUP itu. Kata si orang McD :

Iya Mas, kalau paket itu memang harus nasinya harus RICEUP. RICEUP itu maksudnya upgrade nasi jadi nasi yang lebih gede. Soalnya nasi yang di paket itu emang kekecilan. Jadi harus ditambahin.

😡 Buset! Kebijakan apaan tuch?! Baru tau gue! Terus kenapa gak ada pemberitahuan sebelumnya sich?! Gila! Langsung maen tembak aja gitu?! Gak pake PDKT dulu?! Bahkan gak ngasih kesempatan buat ngutarain perasaan gue yang sesungguhnya?! Gimana k-lo tau2x gue udah punya pacar?! Hah?! Maksa bener sich! Emangnya jaman Siti Nurbaya?! (apa sich?!)😛 Gue heran banget hal kaya’gini gak ada yang pernah complain! Kenapa gak pernah muncul di media massa sich?! Apa gara2x Mbak2x McD yang memakai jurus rayuan pulau kelapanya pada tiap pembeli? Ups…! Apa karena semua orang yang belanja di McD emang orang2x tajir ya? Sampai2x duit 1.300 perak gitu gak pernah dipermasalahin. Well, asal tau aja, gue beli McD woi! Gue mahasiswa! Ech bentar…berarti gue orang tajir ya? Horeee! Ech, melenceng lagi kan jadinya. Dasar McD. Bukan itu maksud gue. Maksud gue…ini jelas2x menipu konsumen, karena McD dengan seenak Cheese-Burger-nya malah membebankan biaya tambahan pada pesanan anda. Jelas yang salah si McD. Kenapa gak sekalian aja nasinya dibikin gede, terus harganya tetep harga yang murah? Atau nasinya dibikin gratis aja sekalian? Ya kan? Anda semua setuju kan dengan saya? Bagus. Loe pasti bingung kan kenapa gue mati2xan mbelain duit 1.300 perak ini. Well, ini masalah harga diri sich. Iya, gak ngerti ya? Gini, bayangin k-lo harga diri loe 1.300 perak. Terus 1.300 itu cuma laku buat RICEUP. Wah, jelas gak rela kan! Jelas loe maunya 1.300 itu minimal bisa dapet rumah gede tambah mobil mewah tambah kapal pesiar tambah macem2x kan?! Makanya, perjuangkan 1.300 rupiah loe!😀

Jadi? Gimana? Kesimpulannya? Apakah kita tutup saja McD-nya? Setuju! Jelas banget! Mari kita tutup McD! Abis…McD di sini gak pernah tutup sich…buka 24 jam 7 hari seminggu. Kasian kan karyawannya gak ada yang istirahat. Hohoho! Nyam, gue makan McD gue dulu dech. Hehehe!😛

P.S. : Anu…udah pada tau kan siapa Mahasiswa Tampan yang dimaksud di judul postingan kali ini? Terima kasih lagi.😀